Menu

Mode Gelap

Sah, Masa Jabatan Kepala Desa Jadi 9 Tahun

Editor:
Senin, 26 Juni 2023, 21:45 WITA

Sah, Masa Jabatan Kepala Desa Jadi 9 TahunPerbesar

SulutPlus.Com, Nasional – Para kepala desa sumringah. Pasalnya, masa jabatan resmi diperpanjang hingga 9 tahun.

Badan Legislasi (Baleg)  DPR RI telah ketok palu dan mengesahkan perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) hingga 9 tahun setiap periode.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-undang (RUU) Perubahan Kedua Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Baleg DPR, Kamis (23/6/2023).

Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas mengatakan bahwa usulan perpanjangan masa jabatan kades didasari oleh pertimbangan untuk menjaga stabilitas desa.

“Menyangkut soal perpanjangan itu salah satu pertimbangan kami adalah stabilitas desa,” katanya

Pernyataan tersebut Supratman sampaikan usai mengikuti Rapat Panja RUU Desa di Kompleks Parlemen, Jakarta. Dia menilai, gesekan akibat pemilihan kepala desa (Pilkades) sering mengganggu stabilitas desa.

Menurut Supratman, gangguan stabilitas desa menimbulkan terganggunya pertumbuhan dan pembangunan di desa.

Padahal desa seharusnya menjadi ujung tombak dari pertumbuhan ekonomi. Ia mengungkapkan, pihaknya tidak ingin terjadinya gesekan antar-masyarakat mengganggu stabilitas desa yang dapat berdampak pada terhambatnya pembangunan.

“Untuk menjadi lokomotif ekonomi pertumbuhan kita ke depan, makanya stabilitas itu penting untuk kita jaga,” ujar Supratman

Menurutnya, usulan masa jabatan kades tidak mengalami perpanjangan secara hitungan dari UU Desa yang saat ini berlaku, yakni masa jabatan kades bisa dijabat sampai 18 tahun.

Politisi Partai Gerindra itu menyebut bahwa kesepakatan dalam rapat Panja Penyusunan RUU Desa adalah menyangkut usulan perubahan terkait periodisasi masa jabatan kades, berikut jangka waktunya dalam satu periode.

“Kalau UU Desa sekarang, enam tahun (per) satu periode, boleh tiga periode, itu kan 18 tahun. Nah, sekarang (diusulkan) jadi sembilan tahun, hanya boleh dua kali (periode). Jadi, tetap 18 tahun juga,” kata Supratman.*

Baca Juga:  Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Jumat 21 April 2023, Bagaimana Dengan Pemerintah dan NU?
Artikel ini telah dibaca 174 kali

Baca Berita Lainnya

Senyum Kasih Sayang Terpancar Tiga Bocah Viral Saat Tinggal di Rudis Bupati Bolmong

2 Juni 2024 - 14:34 WITA

Pilwako 2024: Meiddy Makalalag Makin Dicintai Masyarakat Kotamobagu

2 Juni 2024 - 12:50 WITA

Bocah di Boltim Tewas Dimutilasi, Pelaku Dituntut Hukuman Mati

19 Januari 2024 - 20:10 WITA

Kampanye MEKAL Dihadiri Ribuan Orang

1 Januari 2024 - 14:16 WITA

Olly Dondokambey Lantik Tahlis Gallang Kadis Koperasi dan UKM Sulut

11 Desember 2023 - 10:10 WITA

Pj BupatiBolmong Limi Mokodompit Beri Penguatan Bagi Guru yang Ikut Program PPG

17 Juli 2023 - 02:16 WITA

Trending diAdvetorial